sudah hampir 6 bulan yang lalu saya meninggalkan negeri kangguru, tepatnya di kewdale-perth-western australia.
bukan sebentar kita bekerja dalam kesendirian jauh dari anak dan istri...duh, hanya rindu dan rindu yang dapet saya rasakan waktu itu, apalagi waktu itu anak kami yang terkecil baru berumur 6 bulan dan belum bisa mengenali saya sebagai bapaknya.
bukan sebentar kita bekerja dalam kesendirian jauh dari anak dan istri...duh, hanya rindu dan rindu yang dapet saya rasakan waktu itu, apalagi waktu itu anak kami yang terkecil baru berumur 6 bulan dan belum bisa mengenali saya sebagai bapaknya.
jauh dari keluarga untuk mencari sesuap nasi dan segepok uang dolar australia he he he he......
dinginya musim winter di sana yang belum pernah saya rasakan sebelumnya di indonesia, batam kususnya yang lumayan panas cuacanya.
ciwaruga tempat tinggal saya dulu waktu kuliah di bandung juga masih kalah jauh dinginnya, padahal di bandung waktu dulu sudah begitu dingin.
tp winter di aussie begitu menyiksa,,,,maklum saya kuran tahan dingin,,,,maaf, hidung suka meler trus..alias beringus.
pagi hari mulai katifitas berangkat kerja, sebelum mobil jemputan datang kita menunggu di dinginnya udara pagi yang berkisar 2 - 5 derajat celcius..uuuhhhh dinginnya, double jacket juga masih tembus ke tulang.
perjalanan dari rumah ke tempat kerja kurang lebih 20 menit, lalu lintas yang teratur dan sangat disiplin....beda; dengan di batam or kota2 besar indonesia, mereka begitu patuh berkendaraan dan mengikuti setiap rambu lalu lintas.
karena tak jarang saya sendiripun mencoba untuk berkendaraan di sana, dengan mobil pinjaman dari kantor he he he...alangkah nikmatnya putar2 kota dan perkebunan anggur dan peternakan biri2.
tak tersa hari berganti hari dan minggu berganti minggu, serta bulan berganti bulan, bersama kawan saya dari negara jiran malaysia dan kawan jauh dari negara iran, kami lewati hari2 dengan saling membantu dan saling berbagi cerita.
perjalanan tugas pernah juga di berikan sewaktu di perth, saya harus ke coff harbour, sydney, perjalan yang cukup melelahkan dengan 5 jam terbang dengan plane yang connecting fligh beberapa jam terbang dan harus menunggu seharian untuk ke next fligh..huh..sungguh membosankan klo inget harus menunggu di sydney airport sebelum kembali ke perth, mana sendirian tak ada kawan lagi...sungguh bored.
tapi perjalan dinas nan gratis itu tak boleh di lewatkan, karena kita bisa menikmati keinndahan coff harbour australia yang tidak kalah dari bali or pantai bangka belitung, tp yang bikin tambah bored,,,,,,lagi2 soal makan? huhhh susah dan tak bisa jumpa makanan "halal" jadi pandai2 kita dalam mencari makan..so bread and bread....
australia aku rindu ingin kembali ke sana, tp pilihan haruslah di tentukan, long stay or enough until here? n return back to back looking another jobs. and i choose stay with my family in batam, n try to get better life and future for my generation.
bila tiba waktunya aku kan kembali kesana untuk kembali berkumpul dengan kawan lama dan kawan2 saya yang sudah beberapa orang bekerja dan tinggal di sana, enjoy your days.
I will be back aussie, but don't know when? depend on opportunities, effort n support from bosses. there is no difficulty for us as a moslem to do friday praying at mosque and five times praying, the company support us to do it n give us utilities and places, that is my reason why i prefer work in australia.
apapun keputusan yang telah kita ambil harus kita pertanggung jawabkan dan kita jalani dengan sungguh-sungguh dan yakin akan rejeki Allah tidak kemana.
i miss u my friends.....your jokes and naughties.......
Tidak ada komentar:
Posting Komentar